Kamis, 09 Maret 2017

Musim



Seringkali kau berjalan tak berarah
Angin menyikap rambutmu yg keras dan lemah
Bisikan-bisikan batinmu kian menyerah
Asamu meluap seperti lautan lepas

Dan kau titipkan padaku sebuah harapan
Menunggu musim tuk berlalu dan menyeru

Daun-daun kering berguguran berterbangan
Mengisyaratkan musim baru kan segera datang
Langit muram awan berarak berjajar merendah
Bersenandung kepada badai yang kan segera usai

Dan hiruplah, semua waktu yang hilang datang
Dan tumbuhlah, harapan dan mimpi-mimpi baru
Berserahlah, tuk segala yang tak kau inginkan

Bersandarlah

Rabu, 04 Januari 2017

Kamis, 23 Juni 2016

Makna Dari Lagu-lagu BARASUARA di Album TAIFUN


Pertama kali denger Barasuara adalah di Gudang Sarinah, event A Create. Waktu itu ‘terpaksa’ harus berdiri sambil nonton live performnya mereka karena nunggu Goodnight Electric & The Upstairs yang tampil setelahnya.
Pas liat vokalisnya, ‘aduh kok ganteng ya?’ hehe.
Dan, ‘eh kok lagunya enak-enak ya?
Kebesokannya gue di kantor langsung dengerin lagu-lagu mereka 1 album full. Album TAIFUN.

Musik-musik indie memang khas banget dengan liriknya yang bikin kita berfikir ‘ini lagu maksudnya apa sih?
Akhirnya melanglangbuana lah gue di google mencari makna dari setiap lagunya Barasuara biar setidaknya sambil dengerin kalian mengerti arti dari lagunya.

Nyala Suara
Tentang pemikiran atau ide yang harus disuarakan. Jadi, Barasuara mau menyampaikan pesan bahwa "Ketika elo punya suatu tujuan, pemikiran, ide, itu harus dikeluarkan. Kalau tidak, itu hanya akan jadi bara di dalam sekam doang. Lama-lama akan meredup."
Mungkin karena melihat banyak anak muda di Negara kita ini yang sebenarnya memiliki ide cemerlang untuk hal apapun, tapi hanya sedikit yang berani menyuarakannya. Mungkin.

Sendu Melagu
Pernah dengar lagunya Rhoma Irama yang liriknya 'Kalau sudah tiada baru terasa bahwa kehadirannya sungguh berharga'?.
Nah. Lagu ini juga kurang lebih maknanya seperti itu.
Makanya jangan suka menyia-nyiakan seseorang yang tulus sayang sama kalian ya, guys.

Bahas Bahasa
Menurut Barasuara sih lagu ini adalah tentang cara berkomunikasi.
Dengan adanya kemajuan tekhnologi saat ini kita kalau mau saling sapa cukup via pesan singkat saja.

“Lihat kau bicara dengan siapa?”

Ya memang sekarang kalau mau ngobrol gak perlu saling ‘lihat’ kok (a.k.a bertemu langsung).

Hagia
Judul lagunya diambil dari nama Hagia Sofia, yaitu nama gereja Katholik yang berubah menjadi Mesjid di Istanbul. Intinya kita harus saling menghormati perbedaan agama dan hidup berdampingan dengan damai. Walaupun tradisinya berbeda, semua ajaran agama mengajarkan kebaikan.

“Kita bebas untuk percaya”

Memang personil Barasuara pun beragam agamanya, see? Mereka aja bisa lho kompak banget bikin sesuatu yang ‘indah’ yang bisa kita dengerin bareng-bareng.

Api dan Lentera
Ini lagu yang memotivasi disaat lo mulai ragu akan sesuatu yang lo yakini lo “BISA!”.
jadi jangan dengerin lagu-lagu cinta melulu, hidup pasti ada terpuruknya dan pasti lo pernah berputus asa, dengan dengerin lagu ini setidaknya lo jadi bersemangat lagi karena …

“kita kan pulang dengan waktu yang terbuang dan kenangan yang berjalan bersama”.

Menunggang Badai
Perhatikan sekeliling lo. Ada orang baik dan orang jahat. Lantas bagaimana lo menilai orang-orang yang jahat? Orang yang hidupnya penuh dengan dendam, kebencian, dan hal-hal negatif lainnya?

Hidupnya bagaikan ‘menunggang badai

Mungkin badai disini bisa diartikan sebagai “kesulitan” karena seseorang itu hidupnya penuh dengan kebencian didalam dirinya. Makanya, gak perlu dendam-dendam, biarkan Tuhan bekerja dan alam yang ‘menyeleksi’. Hihi.

Tarintih
Tarintih adalah kata ciptaannya Iga Massardi yang artinya Tarian dan Rintihan. Ketika lo senang didalam hidup, lo akan menari. Dan ketika lo bersedih atas kesalahan yang lo perbuat, maka lo akan merintih.

Sebenarnya sih lagu ini menggambarkan ketika ada ibu mungkin lo masih bisa bersenang-senang (menari) tanpa menyadari mungkin lo pernah menyakiti hatinya. Tapi ketika ibu sudah gak ada, maka lo akan merintih menyesali mungin lo gak sempet minta maaf sama beliau.

“terlambatkah sudah? Surga di telapak kakimu”

Mengunci Ingatan
Jelas ini adalah lagu nasehat untuk kalian yang sedang patah hati dan berusaha melupakan kejadian atau kenangan buruk dengan orang yang pernah (atau sedang, atau masih) lo cintai.
Semakin lo berusaha untuk melupakan, maka lo akan semakin ingat.
Semakin lo ingat, maka pagi lo akan terluka dan malam lo akan menyiksa.
Ingatan lo sudah terkunci.


Taifun
Semuanya di dalam album ini adalah lagu favorit gue, tapi lagu TAIFUN ini agak berbeda. Lebih menyadarkan gue kalau terkadang dalam hidup kita harus berhenti berlari, mulai berjalan, menerima diri sendiri, dan berdamai dengan kesalahan.

Gak salah kalau Barasuara memilih judul lagu ini sebagai nama Album pertamanya.